Hari Sabtu pagi (8/2/2025), suasana sejumlah sekolah di Kota Denpasar terlihat berbeda dari hari biasanya begitu juga di SMP PGRI 2 Denpasar terlihat para siswa maupun guru dan pegawai membawa sarana persembahyangan, karena bertepatan dengan Hari Raya Saraswati yang merupakan salah satu hari suci keagamaan bagi umat Hindu untuk memperingati turunnya ilmi pengetahuan.
Hari Raya Saraswati diperingati setiap 210 hari sekali berdasarkan kalender pawukon Bali yakni Sabtu Umanis Wuku Watugunung dan tepat jatuh pada hari ini, Sabtu 8 Februari 2025 maka dilaksanakanlah acara persembahyangan di Pura, Sekolah maupun tempat-tempat penyimpanan kitab suci serta buku-buku dan tempat menuntut ilmu, yang bertujuan untuk memohon anugerah ilmu pengetahuan kepada Sang Hyang Aji Saraswati yang merupakan dewi dari ilmu pengetahuan.
Hari Raya Saraswati tentunya memiliki makna pendidikan spiritual didalamnya dan dalam pelaksanaannya juga terdapat unsur seni dan budaya yang berpadu serta tidak bisa terlepas antara satu dengan lainnya. Sejumlah kegiatan telah dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Raya Saraswati yang sudah dimulai dari hari Jumat (7/2/2025) kemarin, salah satunya lomba antar kelas membuat gebongan menggunakan buah-buahan lokal.
Gebogan hasil karya siswa juga dihaturkan dipadmasana pada Hari Raya Saraswati ini. Meskipun sempat dilanda hujan pada pagi hari, namun acara persembahyangan yang dienter oleh pemangku dapat berjalan dengan lancar dan kusyuk, kegiatan persembahyangan pagi hari ini diawali dengan lantunan kidung oleh para Osis dan Guru di SMP PGRI 2 Denpasar, serta penampilan Tari Rejang Dewa oleh siswa ekstra tari dan penampilan Tari Rejang Renteng oleh guru-guru dan serta diiringi siswa ekstra Tabuh SMP PGRI 2 Denpasar. Setelah melaksanakan persembahyangan bersama, diakhir juga diumumkan pemenang juara lomba Gebogan dan masing-masing siswa perwakilan juga membantu ngelungsur banten gebogan yang telah selesai dihaturkan.